Saham Grup Bakrie Masih Dihentikan Sementara
Selasa, 14 Oktober 2008 | 11:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perdagangan saham enam perusahaan Grup Bakrie masih dihentikan sementara (suspend) oleh Bursa Efek Indonesia, Selasa (14/10). Otoritas bursa masih menunggu hasil paparan publik yang dilakukan masing-masing perusahaan kemarin.
"Kami masih tunggu hasil paparan publik mereka, kalau informasi sudah jelas, akan segera kami buka suspend-nya" kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Erry Firmansyah di kantornya Selasa, (14/10).
Enam perusahaan itu adalah PT Bumi Resources Tbk., PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk., PT Energi Mega Persada Tbk., PT.Bakrieland Development Tbk., PT Bakrie Telecom, dan PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) yang merupakan induk dari kelima perusahaan sebelumnya. Suspend dilakukan sejak Selasa (7/10) karena karena adanya ketidakjelasan informasi mengenai aksi korporasi yang akan dilakukan Bakrie and Brothers atas kelima anak usahanya itu, yang membuat harga saham merosot tajam.
Bakrie and Brothers mengakui akan merasionalisasi portofolio sahamnya yang ada di anak usahanya. Mereka mengakui akan menjual sahamnya yang ada di seluruh anak usahanya, Direktur BNBR Ari Saptari Hudaya kemarin mengakui bahwa ada beberapa investor yang tertarik pada beberapa anak usahanya. Ia mengatakan bahwa transaksi penjualan portofolionya akan selesai pada akhir pekan ini.
Untuk itu perseroan meminta kepada BEI untuk tetap melakukan suspend sahamnya dan saham kelima anak usahanya itu, setidaknya hingga akhir pakan ini, sampai transaksi selesai. Ari beralasan suspensi bisa membuat calon investor lebih tenang dalam melakukan investasi di perusahaannya.
Menanggapi permintaan, Erry mengatakan tidak akan mengabulkan permintaan tersebut. Menurut dia, suspensi menjadi hak otoritas untuk memutuskan dibuka atau tidak. "Mereka boleh saja meminta, tapi kami punya hal untuk menentukan, saya tidak mau dibilang melindungi keluarga Bakrie" kata Erry.
Ari Astri Yunita
Topik :






Komentar Anda :