Saham Wall Streey Jatuh Lagi  

Kamis, 16 Oktober 2008 | 07:37 WIB

TEMPO Interaktif, New York: Kekhawatiran terhadap resesi setelah Kongres Amerika Serikat menyetujui paket dana talangan sebesar US$ 700 miliar memicu saham-saham di Wall Street jatuh lagi. Indeks Dow Jones Industrial Avarage (DJIA) ditutup merosot 733 poin ke level 8.577,91 pada penutupan perdagangan Rabu (15/10).

Penurunan mendekati 8 persen ini merupakan kejatuhan terbesar kedua setelah kemerosotan 778 poin pada 29 September lalu. Penurunan ini merupakan yang terdalam setelah tahun 1987.

Perdagangan saham di bursa terbesar di dunia itu kemarin sangat bergejolak. Bahkan sejak dibuka saham-saham itu langsung rontok. Indeks Dow Jones dibuka dengan penurunan 300 poin. Kejatuhan saham-saham di Wall Street ini merupakan imbas dari kejatuhan harga saham di bursa-bursa di Eropa.

Kejatuhan saham di bursa Amerika dan Eropa ini memicu kekhawatiran para pemimpin negara yang tergabung dalam G-8 yakni Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Prancis, Inggris, Italia, Kanada, dan Jepang. Perdana Menteri Ingris Gordon Brown berharap pertemuan pemimpin G-8 diharapkan secepatnya bulan mendatang. "Kami harus mengambil tindakan untuk melakukan perubahan radikal," katanya.

Gubernur The Fed But Bernanke mengatakan jika pasar modal terus menurun negara akan sulit menyehatkan perekonomiannya segera. "Stabilitas pasar modal merupakan langkah kritis pertama yang harus dilakukan," katanya. ap/arif

Topik :

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :