Indeks Dow Jones Diprediksi Gagal Angkat Kinerja Bursa Dunia  

Pialang saham tertunduk lesu di Bursa Saham New York, Kamis (17/12) WIB. Pada penutupan perdagangan Rabu sore waktu setempat (Kamis dini hari WIB), indeks harga saham industri Dow Jones melemah 10,88 (0,1 persen) menjadi 10.441,12. AP Photo/Richard D

TEMPO Interaktif, Jakarta - Analisa harian dari PT CIMB Sekuritas Indonesia menyatakan, kegagalan indeks saham Dow Jones untuk kembali menguat seiring melonjaknya bursa Eropa membuat pergerakan bursa Asia pada perdagangan Selasa (9/2) ini kian sulit.

Hal itu akan berimbas pada indeks lokal yang kembali mengalami tekanan jual setelah bursa regional yang tahan banting, seperti bursa Australia dan bursa Malaysia, pagi ini juga mengalami koreksi sejak sesi pembukaan.

Walaupun harga komoditas sedikit naik, namun tetap saja tak kuasa mendongkrak bursa kawasan. “Level terendah kemarin di 2.431 akan menjadi batas bawah pergerakan indeks hari ini,” demikian analisa CIMB Trader yang diterima Tempo.

Bursa Indeks Dow Jones industri yang berada di bawah level psikologis 10.000 untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir memberikan dampak negatif bagi bursa regional hari ini.

Dow Jones semalam kembali mengalami koreksi 103,84 poin atau 1,04 persen ke level 9.908,39. Indeks saham teknologi Nasdaq juga turun 15,07 poin atau 0,7 persen menjadi 2.126,05. Dan indeks S&P 500 juga melemah tipis 0,01 poin menjadi 1.066,18.

Adapun indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada pembukaan perdagangan Selasa ini kembali terkoreksi 28,832 poin atau 1,16 persen ke level 2.446,74 dari penutupan Senin kemarin di 2.475,572.

Saham-saham yang membebani pergerakan indeks pagi ini antara lain: Astra International kembali anjlok Rp 550 menjadi Rp 33.150, PTBA jatuh Rp 250 menjadi Rp 15.300, Indo Tambangraya turun 150 menjadi Rp 28.800, Bank Mandiri terkoreksi Rp 100 menjaid Rp 4.225, dan Bumi Resources melemah Rp 75 menjadi Rp 2.325.

Dari kawasan regional, indeks bergerak beragam. Bursa Shanghai naik 0,51 persen, bursa Hong Kong menguat 0,51 persen, bursa Seoul menguat 0,42 persen, serta bursa Taiwan juga naik 1,56 persen. Sedangkan bursa Australia turun 0,58 persen, bursa Malaysia melemah 0,71 persen, bursa Tokyo merosot 0,44 persen, serta bursa Singapura juga turun tipis 0,01 persen.

VIVA B. KUSNANDAR

  • Share on Facebook
  • Send
  • Print

Komentar

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan