Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Nasional  
  Ekonomi&Bisnis  
  Nusa  
  Jakarta  
  SEA GAMES  
  Indikator
  Opinet  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
English
Japanese  
 
   

Angkat Besi Sumbangkan Emas
Senin, 03 Desember 2007 | 18:30 WIB

TEMPO Interaktif, Nakhon Ratchasima:

Angkat besi berhasil menambah koleksi emas Indonesia menjadi empat setelah lifter Eko Yuli Irawan berhasil merebut medali emas dari nomor 56 kg.

Atlet asal Kalimantan Timur ini berhasil mencuri emas dengan total angkatan seberat 284 kg, masing-masing rata-rata angkatan snatch 126 kg dan 158 kg clean and jerk. Eko berhasil mengungguli lifter Vietnam Anh Tuan Hoang yang berada di posisi kedua dengan total 281 kg. Sementara itu, lifter tuan rumah Pongsak Maneetong hanya berada di posisi ketiga dengan total angkatan 256 kg.

Menurut pelatih Sori Enda Nasution, ia menerapkan strategi khusus bagi Eko. Pada awal pertandingan di nomor snatch, Eko kalah poin dari lifter Vietnam. Eko hanya mengumpulkan 126 kg sementara Hoang bisa mengangkat 128 kg. Karena itu, di nomor clean and jerk, Eko mengangkat beban langsung seberat 154 kg, 1 kg lebih berat dari Vietnam.

"Angkatan awal harus lebih tinggi sehingga kesananya poinnya pun lebih tinggi. Kalau tidak maka akan jatuh. Itu yang membuat permainan Eko lebih bagus," kata Sori.

Sementara itu, lifter puteri Okta Dwi Pramita berhasil meraih perak dengan total angkatan sebesat 187 kg. Okta yang turun di kelas 53 kg itu berhasil mengangkat beban di snatch seberat 85 kg dan 102 kg di clean and jerk. Lifter tuan rumah, Suda Chaleephay berhasil mencuri emas dengan total angkatan seberat 202 kg. Vietnam berada di posisi ketiga dengan total angkatan seberat 187 kg.

Satuan Tugas Pemusatan Latihan Nasional (Satgas Pelatnas) menargetkan angkat besi bisa memperoleh sedikitnya empat medali emas. Menurut pelatih Sori Enda Nasution, Indonesia cukup berpeluang meraih lebih dari empat emas karena menurunkan sepuluh atlet yang peluang dan kemampuannya hampir sama. Menurutnya. target itu berdasarkan hasil dari try-out terakhir di Pra Olimpiade di Chiang Mai pada September lalu.

Indonesia sendiri menurunkan delapan atlet putera dan dua atlet puteri. Mereka adalah Eko Yuniran yang turun di kelas 56 kg, Marno (62 kg), Edi Kurniawan (69 kg), Sandow Nasution (77 kg), Rahman Hidayah (85 kg), Tarso (95 kg), Reynaldi Saenal (105 kg), dan Dedi Aprianto (115+ kg). Sedangkan atlet puterinya adalah Okta Dwi Pramita (53 kg) dan Sinta Darmariani (75 kg).

Muslima Hapsari

Dari Arsip Majalah TEMPO
Denda Pemda Bisa Ditawar  | 20 Oktober 1998
Federasi Mulai Mengancam | 22 Juli 1978
Melihat AG Dari Senayan | 15 Juli 1978
Sebuah Pesan Telah Terlaksana | 26 September 1987
Sekaranglah, Ya, Tuhan | 26 September 1987
Jay Yang Tersipu-sipu | 26 September 1987
Setelah Lampu di Senayan Padam | 26 September 1987
Menguber Gelar yang Terlepas | 19 September 1987
Caranya Mungkin Kurang Kena | 05 September 1987


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri Pemuda dan Olah Raga Siap Bantu Pembangunan Stadion Gedebage
Ayu-Septi Batal ke Pelatnas
Pencak Silat Siapkan Atlet Kejuaraan Dunia
Indonesia Mentargetkan Peringkat 4 SEA Games
Enam Cabang Diunggulkan di SEA Games 2007
Susyana Raih Bonus Rp 90 Juta
Gagal di Sea Games, Sistem Pembinaan Olahraga Akan Dirombak
Presiden Kecewa pada Hasil Indonesia di SEA Games Filipina
Agum Minta Maaf Atas Hasil Indonesia di Manila
Medali Emas Oka Sulaksana Dicabut
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk113161 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Suara NU ke Pasangan Karsa, Perempuan ke Kaji
Pasangan Karsa Langsung Lakukan Konsolidasi
Industri Mulai Geser Hari Kerja
Pemerintah Siapkan Dana Cadangan untuk PLN
Industri Gugat PLN Jika Tarif Dinaikkan

<< December,2007>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data