close

Era Sepak Bola Sehat Telah Berakhir

Rabu, 07 Januari 2009 | 12:53 WIB

TEMPO Interaktif, Liverpool: Era menggelembugnya finansial dalam dunia sepak bola telah berakhir. Tidak main-main, nujum ini dilontarkan ahli ekonomi beken di Inggris.

Tom Cannon, Profesor di bidang Pengembangan Strategis di Uiversity of Liverpool, memprediksikan keuntungan yang selama ini diperoleh berbagai klub akan anjlok akibat resesi ekonomi yang sedang menggejala di dunia saat ini. Dilansirnya daftar orang terkaya sepak bola juga tidak membuat prediksi di atas goyah.

“Ada efek ketinggalan di dalam sepak bola. Hak siar televisi, penjualan tiket semusim memang berada dalam jalur benar. Namun masalah berasal dari pembaharuan kontrak di tingkat eksekutif klub,” kata Profesor Cannon, seorang penggila klub Everton, Rabu (7/1).

Menurut nujum Professor cannon, penjualan tiket klub akan anjlok sekitar 10 persen. Kontrak baru juga akan turun sekitar 15 hingga 20 persen.

Sebelumnya pemilik anyar Manchester City Sheikh Mansour bin Zayed al-Nahyan diklaim sebagai orang terkayat baru dalam dunia sepak bola. Kekayaannya ditaksir mencapai 15 miliar pound sterling (Rp 239.93 triliun).

Ditingkat pemain bintang Inggris yang kini menjadi pemain pinjaman AC Milan, David Beckham didaulat menjadi pesepakbola terkaya di Inggris. Kekayaan suami Victoria itu ditaksir mencapai 125 juta poundsterling (Rp 2 triliun).

FOURFOURTWO | BAGUS WIJANARKO 




  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan