|
Pendaratan Maut
Kamis, 08 Maret 2007 | 10:02 WIB
Bandar Udara Adisucipto, Yogyakarta, pukul 06.55 WIB. Cuaca cerah. Kecepatan angin 5 knot. Pesawat Boeing 737-400 Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-200 menurunkan ketinggian terbang untuk bersiap mendarat. Pilot memerintahkan awak pesawat kembali ke posisi pendaratan. Semua terlihat normal....
Pukul 06.00
Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta
Pukul 06.57
Persiapan mendarat di Bandara Adisutjipto
Pukul 07.04
Pesawat menukik di atas landasan. Sayap kiri dan ban lepas, disusul mesin pesawat jatuh.
Pukul 07.05
Pesawat mengentak ke landasan pacu tiga kali. Sayap kiri dan ban depan lepas, disusul mesin pesawat copot.
Pukul 07.10
Pesawat keluar dari ujung landasan sejauh 300 meter dan akhirnya terpuruk di ladang kacang.
Pukul 07.14
Penumpang berhamburan ke luar pesawat.
Pukul 07.15
Ambulans dan mobil pemadam kebakaran mendekat.
Pukul 07.20
Pesawat terbakar dan meledak tiga kali, sebagian penumpang tertinggal di dalam kabin.
Pukul 08.15
Kepulan asap yang membakar pesawat dapat dipadamkan. Tim evakuasi masuk dan menemukan 20 jenazah dalam kondisi terbakar.
Isi pesawat
- Pilot: Muhammad Marwoto
- Kopilot: Budiman
- Kru kabin: 5 orang
- Penumpang: 13 (kelas bisnis), 120 (kelas ekonomi)
Korban dirawat:
RS Panti Rapih: 19 orang
RS Panti Rini: 24 orang
RS Angkatan Udara: 29 orang
RS Bethesda: 34 orang
RS Internasional Yogyakarta: 2 orang
RS Sardjito: 5 orang
Risalah pesawat:
- Jenis: Boeing 737-400
- Tahun pembuatan: 1992
- 10 Oktober 2002: Garuda Indonesia menyewanya dari General Electric
- 7 Februari 2007: Pengecekan terakhir pesawat di Denpasar
- Nomor registrasi: PK-GZC
- Nomor penerbangan: GA-200
- Jam terbang: 34.960 jam
- Rute: Jakarta-Yogyakarta
Sumber: HUMAS GARUDA INDONESIA | IDAYANI | R FAJRI | SYAIFUL AMIN | HARUN MAHBUB
|