close

Israel Langgar Wilayah Udara Libanon

Rabu, 07 Januari 2009 | 03:15 WIB

TEMPO Interaktif, Beirut: Di tengah pertempuran yang berkecamuk di Jalur Gaza, enam pesawat tempur Israel terbang di atas beberapa kawasan di Libanon pada Selasa (6/1) waktu setempat, yang merupakan pelanggaran serius terhadap Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Pada pukul 09.00 pagi waktu setempat (pukul 14.00 WIB) dua pesawat tempur melanggar kawasan udara kami di wilayah Kfar Kila (sebelah selatan Libanon) dan terbang ke beberapa bagian kawasan lain di negara ini sebelum kabur pada pukul 11.20 am," kata seorang pejabat militer Libanon. Pernyataan itu juga menambahkan, empat pesawat lain kemudian juga terbang di atas berbagai kawasan di Libanon.

Ketegangan meningkat di Libanon sejak Israel menyerang Gaza yang dimulai pada 27 Desember dengan ketakutan akan perang kembali berulang setelah perang selama 34 hari pada 2006 antara Israel dan kelompok pergerakan Syiah, Hizbullah, yang berkecamuk di bagian selatan negeri itu.

Pesawat Israel yang kerap terbang di atas langit Libanon terjadi hampir setiap hari dari pangkalan militernya dan melanggar Resolusi Nomor 1710 DK-PBB yang mengakhir perang Israel-Hizbullah pada Agustus 2006.

Dalam perang 2006 itu, Hizbullah menembakkan sekitar empat ribu roket ke wilayah Israel. Lebih dari 1.200 warga Libanon, kebanyakan warga sipil, tewas dalam perang yang juga membunuh 160 warga Israel, yang umumnya tentara.

AFP | BOBBY CHANDRA

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda [1] :

  • Israel itu gak takut dengan pbb

    memang udah jadi kebiasaan Israel untuk slalu melanggar aturan PBB. ini semua dikarenakan PBB bertindak sangat tidak tegas kepada Israel..

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan