close

Pimpinan Al Qaeda Menyalahkan Obama  

Rabu, 07 Januari 2009 | 11:18 WIB

TEMPO Interaktif, Kairo: Pemimpin nomor dua Al Qaeda mengirim pesan suara kepada Presiden terpilih Barack Obama soal Gaza. Isinya, menyalahkan Obama yang tidak bertindak apapun untuk menghentikan serangan brutal Israel di Jalur Gaza.


Dari keterangan di pusat monitoring intelijen Amerika Serikat (SITE), rekaman dari suara Ayman al-Zawahiri ini menyatakan komentarnya mengenai krisiS di Gaza sejak Israel menyerbu tanggal 27 Desember.


Al-Zawahiri menyatakan bahwa aksi Israel di Gaza sebagai bentuk peperangan terhadap Islam dan kaum Muslimin dan menyebutnya sebagai “Hadiah Obama untuk Israel”, sebelum duduk di Gedung Putih bulan ini.


Al-Zawahiri yang berkebangsaan Mesir juga mengkritik Presiden Mesir Hosni Mubarak, dengan menyebutnya sebagai “pengkhianat” karena menutup perbatasan menuju Gaza, sejak Hamas berkuasa. “Pada saat yang sama ketika pesawat-pesawat Israel menghujani bom dari udara, dia menutup perbatasan dengan kekuatannya sehingga rencana pembunuhan di Gaza terpenuhi,” ujar al-Zawahiri, menurut SITE.


Pemimpin Al Qaeda ini menyerukan peperangan kepada Zionis. Namun pesan suara ini tidak dapat dengan segera dipastikan keasliannya, SITE dalam situsnya hanya mengatakan dari militan Islam. Rekaman juga ditempeli logo rumah produksi Al Qaeda, Al Sahab.


AP| SITE| NUR HARYANTO


 

Info Grafis

  • Operasi Darat

    Tiga brigade tentara Israel merangsek masuk mendekati Kota Gaza kemarin. Perang kota berlangsung antara pasukan Israel dan sekitar 20 ribu pejuang Hamas.

  • Kebrutalan Israel

    Perang Israel dipompa oleh semangat zionisme, gerakan bangsa Yahudi kembali ke Zion, sebuah bukit tempat Kota Yerusalem berdiri.

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan