Topik : Makanan berformalin


  • Daging Berformalin Ditemukan di Kebayoran Lama

    Berdasar tes lapangan yang dilakukan secara acak atas 16 sampel yang diambil dari para pedagang, dua pedagang terbukti memiliki dagangan mengandung formalin.

  • Formalin dan Rhodamin Ditemukan di Balikpapan

    Terungkap adanya penggunaan Formalin dan Rhodamin B di sejumlah makanan di Balikpapan.

  • Tahu dan Ikan Balikpapan Tercemar Formalin

    Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Kalimantan Timur menyatakan jenis makanan tahu dan ikan setempat sebagian tercemar formalin atau bahan pengawet mayat. Kasus ini terbongkar dari katering untuk Pekan Olahraga Nasional.

  • Makanan Produk Lokal NTB Mengandung Formalin

    Balai Besar Pengawan Obat dan Makanan NTB yang melakukan pengujian sampai Oktober 2007 ini menyatakan makanan tersebut tidak memenuhi syarat mutu. Makanan ini ditemukan di 189 sarana pengecer bahan berbahaya di sembilan kota dan kabupaten.

  • Depok Razia Jajanan Sekolah

    Dinas Kesehatan Kota Depok segera memeriksa jajanan di 60 sekolah dasar negeri dan swasta di Depok. "Itu untuk mengantisipasi penyebaran makanan yang mengandung zat berbahaya," kata Kepala Bidang Bina Farmasi dan Makanan Dinas Kesehatan Kota Depok, Ani Rubiani.

  • Balai POM Kendari Temukan Makanan Baru Mengandung Formalin

    Balai Pengujian Obat dan Makanan (POM) Kendari, Sulawesi Tenggara, menemukan jenis produk makanan baru asal negeri Cina yang diketahui positif mengandung formalin.

  • BPOM Dilaporkan ke Polisi

    Lembaga Bantuan Hukum Kesehatan melaporkan Badan Pengawas Obat dan Makanan ke Polda Metro Jaya, hari ini. Instansi itu dianggap lalai karena membiarkan peredaran permen berformalin dalam kurun waktu lama.

  • BPKN Menilai Katering Sumber Keracunan Makanan

    Kasus keracunan makanan, meningkat setiap tahun. Berdasarkan temuan Badan Perlindungan Konsumen Nasional, sumber terbesar keracunan makanan berasal dari katering.

  • Penggunaan Formalin Masih Tinggi

    Penggunaan bahan pengawet mayat --formalin-- pada makanan masih cukup tinggi. Badan Pengawas Obat dan Makanan mencatat, penggunaan formalin masih sekitar 5 sampai 10 persen sepanjang tahun 2006.

  • Penertibkan Produk Pangan Jangan Serampangan

    Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) Thomas Darmawan meminta penertiban peredaran produk pangan bermasalah tidak dilakukan secara serampangan.

  • Produsen Produk Minuman Diberi Waktu Dua Minggu

    Kepala Balai POM Bandung Djoko Sunarjo mengatakan, lima produsen produk minuman yang dilarang beredar diberi waktu dua minggu untuk menarik produk mereka yang tak layak. "Terhitung sejak kemarin (Selasa, 6 Desember 2006)," katanya ketika dihubungi Tempo, Rabu (6/12).

  • Mizone Sesalkan Komposisi Labelnya

    Direktur Marketing PT Tirta Investama Didi Nugrahadi, produsen minuman kemasan Mizone, mengaku menyesal tidak mencantumkan komposisi salah satu bahan pengawet dalam labelnya. Bahan pengawet yang tidak tercantum adalah kalium sorbat dan natrum benzoat.

  • Korban Lumpur Lapindo Bangun Rumah

    Pengerjaan rumah dilakukan dengan cara bergotong royong antarwarga yang berada di daerah tersebut.

  • Polri Tak Menambah Pasukan ke Poso

    Pasukan tersebut berasal dari Polda Sulawesi Utara, Polda Kalimantan Timur, Polda Sulawesi Selatan dan Brimob Kelapa Dua, Depok.

  • Produk Kadaluarsa Beredar di Surabaya

    Jenis barang tersebut adalah mi instan, biskuit, kopi, makanan kaleng dan makanan ringan. Sedan produk yang tidak terdaftar kebanyakan selundupan dari Cina.