Topik : Tagihan macet PLN


  • PLN Kaji Pencairan Jaminan Kredit

    PT PLN (Persero) mengkaji rencana menarik jaminan kredit perbankan untuk menyelesaikan kekurangan dana proyek 10.000 megawatt.

  • Tunggakan PLN Solo Mencapai Rp 2,5 Miliar

    Menurut Manajer PLN Area Pelayanan Jaringan Surakarta J Wahjono, tahun ini pelanggan yang menunggak mengalami penurunan. Tunggakan dari pelangganan rumah tangga sebesar Rp 1 miliar. "Tunggakan pelanggan instansi pemerintah Rp 1,5 miliar," kata Wahjono di Solo pada Selasa (18/12).

  • Warga Boyolali Sandera Petugas PLN

    Menurut Sumarno, puluhan arus listrik ke rumah warga sudah diputus selama PLN melakukan razia. Hanya warga yang bersedia membayar denda yang tidak diputus. Dia menyebutkan ada warga yang harus membayar denda Rp 2 juta karena dituduh mencuri arus listrik dengan memperlambat meteran.

  • 57.163 Pelanggan PLN di Purwakarta dan Subang Menunggak

    Sebanyak 57.163 pelanggan PLN di Area Pelayanan dan Jaringan PT Perusahaan Listri Negara Cabang Purwakarta menunggak pembayaran rekening listrik. Akibatnya jumlah tunggakan yang belum ditagih mencapai Rp 4,1 miliar.

  • PLN Diminta Hapus Rekening PJU Liar

    Pemerintah Kabupaten Tangerang meminta meminta Perusahaan Listrik Negara Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang menghapus tagihan rekening sekitar 15.000 titik lampu penerangan jalan umum (PJU) liar.

  • Parlemen NTB Menolak Kenaikan Tarif Listrik

    Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan menolak kenaikan tarif dasar listrik. Alasannya, kondisi ekonomi masih sangat menyengsarakan kehidupan masyarakat.

  • Kadin Tolak Rencana Kenaikan Tarif Listrik

    Pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) kembali menyatakan penolakannya terhadap rencana Pemerintah untuk menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) tahun ini. Ketua Umum Kadin, MS Hidayat, mengatakan pengusaha tidak mampu menanggung berapa pun kenaikan TDL tahun ini.

  • Tarif Listrik Industri Bakal Naik

    Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kenaikan tarif akan dilakukan saat terjadi beban puncak setrum.