• Mengurai Pemicu Megakorupsi Politik *)

    Adapun proses penyusunan anggaran di DPR yang tak transparan dijadikan sebagai lahan subur bagi praktek korupsi politik. Apalagi DPR memiliki kewenangan dalam menentukan besar-kecilnya anggaran untuk kementerian dan lembaga negara, bahkan ikut menentukan

  • Kemerdekaan Pers Masih Memburuk *)

    Pembiaran terhadap beroperasinya wartawan pemeras, wartawan amplop, dan wartawan “abal-abal” juga menyumbang terhadap peringkat buruk kemerdekaan pers kita.

  • Menata Ulang Struktur Sosial-Ekonomi Lewat Reforma Agraria*)

    Menurut Badan Pertanahan Negara (2007), ada 2.810 kasus tanah besar yang berbuah konflik dan merugikan negara-warga. Nilai tanah yang tersandera sengketa mencapai Rp 1.000 triliun (Winoto, 2008). Beranikah Yudhoyono menata ulang struktur sosial-ekonomi le

  • Jalur Undangan dan Sistem Seleksi Masuk PTN *)

    Seleksi calon mahasiswa baru dengan menggunakan instrumen tunggal, Jalur Undangan saja, sama halnya menutup akses golongan miskin lagi masuk PTN.

  • Indikator Kegagalan Industrialisasi dan Pembangunan Ekonomi Makro*)

    Bahwa ekonomi harus efisien dan produktif, itu benar. Tetapi tidak berarti “harga manusia” dijadikan murah. Sebab, tidak mungkin “ikan membangun kolam”. Yang logis adalah “karena ada kolam maka ada ikan”.

  • Kelemahan Proses Transformasi Militer Indonesia *)

    Prioritas pertama ditujukan untuk meningkatkan profesionalisme, termasuk di dalamnya modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista). Sayangnya, beberapa pembelian alutsista baru dalam konteks modernisasi persenjataan tidak sepenuhnya mendukung kes

Indeks terakhir Kolom

horizontalvertikal

  • Menanti Kebijakan Penurunan Bunga Kredit *)

    Kesimpulannya, fokus pada upaya menurunkan cost of fund menjadi tujuan antara (intermediate goal) yang realistis diupayakan saat ini. Dan kuncinya adalah menciptakan kondisi di mana para pemilik dana besar bersedia mengalihkan dananya ke simpanan berbiaya

  • Krisis Kewargaan dan Legitimasi Negara *)

    Kesamaan hak di depan hukum hanya fatamorgana. Bukan rahasia lagi bahwa pelayanan publik dan jaminan hukum di semua lini birokrasi menjadi privilese bagi mereka yang kaya atau dekat dengan kekuasaan. Kemudahan-kemudahan pelayanan pemerintahan menjadi komo

  • Industrialisasi Versus Impor Ikan *)

    Kita seharusnya malu, negara kepulauan Indonesia, yang memiliki potensi perikanan berlimpah, dihadapkan pada kenyataan harus mengimpor ikan. Tengok Malaysia, negara daratan itu mampu mengekspor ikan kerapu ke Hong Kong dengan harga lebih murah, padahal bi

  • Sengkarut Citra Kepolisian *)

    Riset menunjukkan, penilaian—bukan hanya pandangan—publik terhadap kepolisian jauh lebih ditentukan oleh kontak terakhir antara masyarakat dan petugas polisi. Implikasi temuan ini adalah pentingnya polisi membangun relasi seintensif dan sepositif mungkin

  • Kenaifan Politik Pengelolaan Subsidi BBM *)

    Pada akhirnya, dengan alasan dan logika apa pun, wacana kebijakan pembatasan bahan bakar minyak bersubsidi adalah wacana yang naif; tak perlu dilanjutkan, apalagi diimplementasikan. Jika konteksnya untuk menekan tingginya anggaran subsidi bahan bakar miny

  • Peran Jalur Minyak Indo-ASEAN *)

    Persaingan pengaruh Amerika Serikat dan Republik Rakyat Cina membuat Asia Tenggara rawan konflik. Hampir dua dasawarsa Indonesia memendam bibit-bibit sengketa bilateral dengan Negeri Tirai Bambu. Beberapa kali negara raksasa itu menyinggung isu perbatasan

  • Teologi Agraria dan Jalan Islah *)

    Dari segi prinsip sosial pemanfaatan tanah, Islam menegaskan bahwa pemanfaatan tanah, baik secara individu, kelompok, maupun perusahaan, semestinya tidak merugikan individu atau kelompok masyarakat lainnya. Pemanfaatan tanah mesti membawa kesejahteraan be

  • BUMD Transjakarta, Mengapa Tidak *)

    Sebagai contoh, pimpinan Transjakarta tidak pernah diberi penghargaan atas prestasi mereka berhasil mengangkut lebih dari 100 juta penumpang per tahun. Namun, jika anggaran dari APBD berhasil mereka realisasikan seluruhnya, mereka akan diacungi jempol, me

  • Beras, Terigu, dan Pangan Lokal *)

    Konsumsi per kapita mencapai 139,15 kg per tahun, tertinggi di dunia. Akibatnya, pemerintah dipaksa melakukan segala cara untuk menggenjot produksi beras agar pasokan domestik tercukupi.

  • Korea Utara Setelah Kim Jong-il *)

    Menurut Kim Jong-il, kebijaksanaan untuk mengutamakan unsur militer dalam kebijakan nasional sangat diperlukan mengingat ketidakpastian kondisi keamanan internasional.

  • Krisis untuk PSSI *)

    Juga, PSSI bisa jadi satu-satunya organisasi yang membutuhkan lima kali kongres untuk memilih seorang ketua umum, wakil ketua umum, dan sembilan anggota Komite Eksekutif. Ini menunjukkan pengelompokan yang tajam antara status quo dan reformis dalam pengel

  • Komisi Pemberantasan Korupsi dan Tantangan 2012 *)

    Kendatipun dianggap telah menorehkan sejarah penegakan hukum korupsi yang positif, kinerja KPK di bidang penindakan bukan tanpa catatan. Ada beberapa kasus besar, seperti skandal Century, Nazaruddin, cek pelawat, serta rekening gendut pati Polri yang belu

  • Tantangan Salafi di Mesir Pasca-Mubarak *)

    “Kami menginginkan demokrasi, tapi demokrasi menurut hukum Allah, memerintah tanpa hukum Allah berarti khianat.”

  • Sinetron (Tanpa) Wajah Indonesia *)

    Kesimpulannya: ada pemahaman yang salah dalam diri para sineas dalam berlogika--dan itu bukan sebatas persoalan teknis, melainkan perkara esensial.

  • Pesatnya Perkembangan Sistem Keuangan Islam *)

    Aset keuangan yang berbasis ekonomi syariah telah tumbuh dari sekitar US$ 5 miliar pada akhir 1980-an menjadi sekitar US$ 1,2 triliun pada 2011.


  • Mobil di Jalan Politik Indonesia *)

    Joko Widodo justru memilih mobil seharga Rp 95 juta itu sebagai ejawantah kebersahajaan politik dan penghormatan terhadap keringat kaum muda dalam menggerakkan impian teknologi. Adab politik ini adalah tanda seru bagi mentalitas para elite politik saat me

  • Menimbang Mobil Esemka *)

    Dua solusi di atas tampak cukup klasik, dan memang telah diterapkan oleh banyak negara.

  • Sawit, Sawah, dan Sejarah Masa Depan Indonesia*)

    Tidak terlalu sulit untuk memperkirakan bahwa, pada masa mendatang, tidak perlu menunggu sampai tahun 2050, Indonesia akan dilanda berbagai kekacauan yang bersumber dari kelangkaan pangan dan ketimpangan penguasaan lahan yang makin melebar.

  • Sunni, Syiah, dan Ruang Kosong Budaya *)

    Dan berbagai kesalahpahaman yang terjadi antara umat Islam Sunni dan Syiah Indonesia, salah satunya disebabkan oleh absennya budaya sebagai perangkat dakwah dan dialog. Perangkat hardware (teologi, syariah, fiqh) lebih dikedepankan ketimbang software (bud

  • Menuju Seleksi Kolektor *)

    Pada minggu kedua Desember 2011, sejumlah koleksi dr Oei Hong Djien (OHD) dipamerkan di Bentara Budaya Jakarta.