Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 12/XXXVII/12 - 18 Mei 2008
   
Laporan Utama
Sebuah Panggung tanpa Pemain Baru
SEPULUH tahun sudah reformasi bergulir. Banyak yang berubah. Presiden sampai bupati dipilih langsung oleh rakyat. Otonomi memungkinkan daerah mengatur rumah tangganya sendiri. Panggung politik lokal kaya pemain baru. Mereka datang dari segala profesi: dunia usaha, politikus lokal, bahkan dunia hiburan.

Dunia bisnis ikut berputar. Liberalisasi dan deregulasi membuat kompetisi semakin terbuka. Tapi, di tengah gelanggang, kita kembali menjumpai nama-nama lawas. Ibarat penunggang gelombang, mereka sudah terlatih untuk tidak tergelincir dan jatuh—barangkali termasuk memakai trik-trik lama yang mestinya sudah ditinggalkan. Merekalah yang kini memanen buah reformasi. Nyaris tak ada kejutan, pemain lama masih pegang kunci. Satu-dua pemain baru, ternyata, tumbuh dari akar masa lalu.

Bisnis Setelah Reformasi
Bangkitnya Para Penguasa Lama

Konglomerasi Dan Kekayaan
Loe Lagi, Loe Lagi

Keluarga Kalla
Bermula dari Sarung Sutra

Lobi Bisnis dan Istana
Lingkaran Samar di Istana

Poros Megawati
Berlindung di Lingkaran Dalam

Poros Cendana
Naik-Turun ala Cendana

Sinar Mas
Ada Emas Ada Loyang

Grup Salim
Kembali ke Titik Awal

Franciscus Welirang:
Salim Masih Gigi Dua

Raja Garuda Mas
Sayap Garuda di Negeri Singa

Ciputra
Ciputra yang Tak Kunjung Padam

• Impian di Puncak Menara
Gaya Hidup
Duduk Manisdi Negeri Jiran

• Markah Konglomerat di Negeri Kota
Perusahaan Bangkrut
Karam Berselimut Ilalang

• Kisah Para Penantang
Arifin Panigoro
Mengebor Sampai ke Libya

Arifin Panigoro:
Kita Tidak Kebablasan

Agung Podomoro
Ayam Kampung di Apartemen Jangkung

Trihatma Kusuma Haliman:
Utang Kami Kecil

Djarum
Raksasa dengan Sempoa

Hary Tanoesoedibjo
Ramping Setelah Krisis

Hary Tanoesoedibjo:
Di Bidang Media, Ada Unsur Strategis…

KATUARI
Gaya Diam Raja Sabun

Grup Bakrie
Lolos dari Lumpur Utang

Anindya Bakrie:
Kami Bangkit Karena Anugerah

• Jaring Legiun Asing
Investasi Malaysia
Menyambut Gairah Saudara Sepupu

Ahmad Zubir Murshid:
Kami Bukan Penjajah

Temasek
Noktah Merah Asal Tumasik

• Mosaik Modal, 10 Tahun Setelah Krisis

Ekonomi & Bisnis
Kenaikan Bensin ala Robin Hood
Pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi maksimal 30 persen. Defisit anggaran teratasi. Program bantuan tunai langsung dihidupkan kembali.
 
Nasional
Hidup Adalah Beriklan
Beberapa politikus menggeber iklan di media massa. Dengan biaya miliaran rupiah, menjual isu susu, telur, hingga kemiskinan.
 
  Hukum
Negeri Surga Penjarah Ikan
Penjarahan ikan di laut Indonesia kian marak. Kapal dari berbagai negara merangsek ke wilayah potensi ikan seperti Kepulauan Natuna, Laut Sulawesi, dan Laut Arafuru. Dalam setahun, kerugian negara akibat perampokan isi laut ini tak kurang dari Rp 30 triliun. Kerja mereka rapi bak mafia. Ada kapal besar di tengah laut yang berfungsi sebagai penadah, ada pula kapal khusus yang bertugas mengirim bahan bakar. Kini, lebih dari 500 orang ditahan lantaran aksi maling ikan tersebut.
 
Opini
Pasal Monster Kebebasan Pers
Indeks kebebasan pers Indonesia meningkat. Tapi sejumlah pasal berbagai undang-undang siap menurunkannya.
 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
12/XXXVII/12 - 18 Mei 2008

 

Berita lainnya

NTB Butuh 350 MW Lebih Daya Listrik - 17 Mei 2008 | 07:38 WIB
Polisi Diminta Usut Perusakan Angkutan Pelat Hitam - 17 Mei 2008 | 07:21 WIB
Kartu BLT Mulai Dibagikan - 17 Mei 2008 | 06:52 WIB
Menteri Pertanian Optimistis Indonesia Ekspor Beras Tahun Depan - 16 Mei 2008 | 21:33 WIB
Solar Langka di Tegal - 16 Mei 2008 | 20:25 WIB
Kemarau Tiba, Petani Cilacap Kekurangan Air - 16 Mei 2008 | 20:03 WIB
Tarif Hotel Akan Naik 20 Persen - 16 Mei 2008 | 19:58 WIB
Tersangka Pengelapan Pajak Bisa Bertambah - 16 Mei 2008 | 19:21 WIB
Warga Demo Pengembang BSD ke Bapepam - 16 Mei 2008 | 18:58 WIB
"Kasusnya Bisa Langsung Dilimpahkan Ke Kejaksaan" - 16 Mei 2008 | 18:02 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data