Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
  Pasar
English
Apa Itu RSS?
   

Pasar Modal

Indeks Melemah Tipis

JAKARTA - Di tengah-tengah sentimen negatif bursa regional dan harga minyak dunia yang terus naik mendekati level US$125 per barel, indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia melemah tipis 5,766 poin (0,24 persen) ke posisi 2.376,933 dari penutupan sebelumnya, 2382,699.

Analis PT Optima Sekuritas, Ikhsan Binarto, mengatakan saham Bumi Resources menjadi katalis kenaikan sektor pertambangan sehingga menguat 2 persen. Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak berkisar 30 persen bakal menyebabkan inflasi di atas dua digit, sehingga akan memaksa Bank Indonesia menaikkan kembali suku bunga patokannya (BI Rate) di atas 10,0 persen. Ikhsan memperkirakan indeks hari ini masih akan melemah pada level 2.350-2.390. VIVA BK


Arsip   

 

 

dibuat oleh danendro : Radja

Berita lainnya

Istana Bogor Open 19-29 Mei - 13 Mei 2008 | 14:31 WIB
BUMN Diminta Setor Dividen untuk Tomboki APBN - 13 Mei 2008 | 14:20 WIB
Pembentukan Holding BUMN Dipercepat Tahun Ini - 13 Mei 2008 | 14:18 WIB
Dua Pasangan Calon Gubernur Jatim Tak Akan Lolos Verifikasi - 13 Mei 2008 | 14:06 WIB
Bagir Manan Lantik Dua Ketua Pengadilan Tinggi - 13 Mei 2008 | 13:58 WIB
Kokpit F-16 di Mobil Sugiono - 13 Mei 2008 | 13:34 WIB
Megawati Setuju Kenaikan BBM - 13 Mei 2008 | 12:59 WIB
Wapres Minta Semua Elemen Masyarakat Terima Kenaikan BBM - 13 Mei 2008 | 12:33 WIB
Mengenang Sharkmove - 13 Mei 2008 | 12:32 WIB
Penyelundupan 8 Ton Pupuk Bersubsidi Digagalkan - 13 Mei 2008 | 12:03 WIB
>

index berita




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data