JAKARTA - Di tengah-tengah sentimen negatif bursa regional dan harga minyak dunia yang terus naik mendekati level US$125 per barel, indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia melemah tipis 5,766 poin (0,24 persen) ke posisi 2.376,933 dari penutupan sebelumnya, 2382,699.
Analis PT Optima Sekuritas, Ikhsan Binarto, mengatakan saham Bumi Resources menjadi katalis kenaikan sektor pertambangan sehingga menguat 2 persen. Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak berkisar 30 persen bakal menyebabkan inflasi di atas dua digit, sehingga akan memaksa Bank Indonesia menaikkan kembali suku bunga patokannya (BI Rate) di atas 10,0 persen. Ikhsan memperkirakan indeks hari ini masih akan melemah pada level 2.350-2.390. VIVA BK